Selamat Datang di Yayasan Pendidikan Hamzanwadi

WhatsApp Icon 1




Pesan Nabi di Bulan Ramadhan: Perbanyak Empat Perkara Ini
23 Feb 2026
Pesan Nabi di Bulan Ramadhan: Perbanyak Empat Perkara Ini


Pesan Nabi di Bulan Ramadhan: Perbanyak Empat Perkara Ini 


Bulan Ramadhan adalah madrasah ruhani yang menggembleng iman, membersihkan hati, dan menguatkan hubungan seorang hamba dengan Rabb-nya. Di antara wasiat agung Rasulullah ﷺ pada bulan yang penuh berkah ini adalah perintah untuk memperbanyak empat amalan utama yang menjadi inti keselamatan dunia dan akhirat.
 Hadits tersebut diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah dalam kitab Shahih-nya (no. 1878). Rasulullah ﷺ bersabda:
“...Maka perbanyaklah di bulan Ramadhan empat perkara. Dua perkara yang dengannya kalian mengharapkan keridhaan Tuhan kalian, dan dua perkara lainnya yang kalian sangat butuh memohon keduanya.
Adapun dua perkara yang kalian lakukan untuk mengharap keridhaan Tuhan kalian adalah:
(1) Syahadat bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah (Laa ilaha illallah), dan
(2) Kalian memohon ampunan kepada-Nya (istighfar).
Adapun dua perkara yang kalian tidak bisa tidak memohon keduanya adalah:
(3) Kalian memohon surga kepada Allah, dan
(4) Kalian berlindung kepada Allah dari neraka.”
Hadits ini bukan sekadar anjuran dzikir, melainkan peta jalan keselamatan seorang mukmin.

1️⃣ Memperbanyak Kalimat Tauhid
Laa ilaha illallah
Kalimat tauhid adalah inti ajaran Islam dan kunci seluruh amal. Ia bukan sekadar ucapan, tetapi pengakuan total bahwa hanya Allah yang berhak disembah, ditaati, dan dicintai secara mutlak.
Dalam banyak riwayat disebutkan bahwa Laa ilaha illallah adalah dzikir paling utama dan kunci surga. Memperbanyaknya di bulan Ramadhan berarti memperbarui iman, meluruskan niat, dan membersihkan hati dari ketergantungan selain kepada Allah.
Tauhid adalah fondasi. Tanpa fondasi yang kuat, bangunan amal tidak akan kokoh.

2️⃣ Memperbanyak Istighfar
Astaghfirullah
Istighfar adalah jembatan antara dosa dan ampunan. Ia adalah pengakuan kelemahan dan pengharapan rahmat Allah.
Allah berfirman dalam Al-Qur’an:
“Maka aku katakan kepada mereka: Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia Maha Pengampun.”
(QS. Nuh: 10)
Istighfar mendatangkan:
• Penghapusan dosa
• Kelapangan hati
• Jalan keluar dari kesulitan
• Rezeki dari arah yang tak disangka
Ramadhan adalah momentum terbaik untuk memperbanyak taubat, karena pintu ampunan dibuka seluas-luasnya.

3️⃣ Memohon Surga
Allahumma inni as-alukal jannah
Seorang mukmin tidak hanya takut akan siksa, tetapi juga memiliki harapan besar terhadap rahmat Allah. Memohon surga adalah bentuk optimisme iman.
Rasulullah ﷺ bersabda bahwa siapa yang meminta surga kepada Allah sebanyak tiga kali, maka surga akan memohon kepada Allah agar orang tersebut dimasukkan ke dalamnya.
Permohonan ini menunjukkan bahwa tujuan hidup seorang muslim bukan sekadar selamat di dunia, tetapi meraih kebahagiaan abadi di akhirat.

4️⃣ Berlindung dari Neraka
Wa a’udzubika minan naar
Sebagaimana seorang mukmin berharap surga, ia juga takut terhadap siksa neraka. Rasa takut ini bukan membuat putus asa, melainkan menjaga diri dari maksiat.
Memohon perlindungan dari neraka berarti:
• Mengakui kelemahan diri
• Menyadari beratnya azab Allah
• Bertekad menjauhi dosa
Harapan dan rasa takut harus berjalan seimbang — inilah keseimbangan iman.

Lafadz Dzikir yang Menggabungkan Empat Amalan
Sering dibaca dalam zikir bersama atau sela-sela tarawih:
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، أَسْتَغْفِرُ اللهَ، نَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَنَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّارِ
Asyhadu allaa ilaaha illallaah, astaghfirullaah, nas-alukal jannata wa na’uudzu bika minan-naar.
Artinya:
"Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar selain Allah, aku memohon ampunan kepada Allah, kami memohon surga kepada-Mu dan kami berlindung kepada-Mu dari neraka."

Hikmah dan Relevansi Sepanjang Zaman
Walaupun hadits ini menekankan bulan Ramadhan, para ulama menjelaskan bahwa empat amalan ini sangat dianjurkan sepanjang waktu. Ia mencakup seluruh kebutuhan seorang hamba:
• Tauhid → fondasi iman
• Istighfar → pembersih dosa
• Harapan surga → motivasi kebaikan
• Takut neraka → penjaga dari kemaksiatan
Empat amalan ini merangkum hubungan vertikal seorang hamba dengan Allah dalam bentuk paling sederhana namun paling mendasar.

Penutup
Ramadhan adalah momentum memperbaiki kualitas iman. Rasulullah ﷺ telah menunjukkan jalan yang ringkas namun mencakup keselamatan dunia dan akhirat: perbanyak tauhid, istighfar, doa memohon surga, dan perlindungan dari neraka.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba yang istiqamah dalam empat amalan ini, bukan hanya di bulan Ramadhan, tetapi sepanjang hayat.
Allahumma inni as-alukal jannah, wa a’udzubika minan naar.